Kamar Tidur Anak di Ruang Mungil

posted in: Uncategorized | 0

Apakah Anda punya anak dan ingin membuatkannya kamar tidur sendiri tapi tak punya banyak ruang di rumah?

Apakah Anda punya bayi atau balita dan ingin membuatkannya kamar tidur berkonsep montessori namun takut ruangannya tidak cukup?

Seperti pada post sebelumnya Small Space Living Idea yang pernah saya tulis, ruang mungil sebetulnya sangat bisa dibuat menjadi nyaman. Nah, kali ini bagaimana mendesain ruang mungil untuk anak?

Kamar tidur anak biasanya identik dengan warna warni dan bentuk yang fun. Namun perlu diingat, pada ruangan yang kecil dan terbatas, terlalu banyak warna malah bisa membuat ruangan jadi terasa sempit dan sumpek.

Berikut beberapa Tips yang saya sarankan untuk mendesain kamar tidur anak anda di ruang mungil :

WARNA = AKSEN : Pakailah warna yang terang dan grafis yang fun untuk anak di salah satu dinding saja, sebagai aksen dan juga point of interest di ruang tersebut. Sisa dindingnya? Cat saja putih. Dinding aksen ini bisa dibuat dalam bentuk mural, wallpaper grafis, ataupun stiker dinding, tergantung selera dan karakteristik anak. Untuk pemilihan warna, lebih baik pilihlah komposisi warna pastel. Apabila anak Anda laki-laki dan lebih suka warna yang tegas, batasi jumlah warna yang muncul. Terlalu banyak warna tegas yang muncul juga bisa memberikan efek histeria (anak menjadi lebih energetik dan hiperaktif) sedangkan harapannya, anak dapat beristirahat dengan nyaman dan tenang di kamar tidur. Biarkan anak bermain aktif di ruangan lain.

 

Mural dengan warna pastel

Mural Simpel

 

Wall sticker simpel

 

 

GUNAKAN CERMIN : Cermin dapat membuat ruang terasa lebih luas. Namun cermin juga berfungsi lain. Pada kamar berkonsep Montessori, cermin adalah elemen yang sangat penting dan baik dipasang di area dekat tempat tidur atau aktivitas anak.

Montessori Mirror

 

 

SATU LEVEL : Buatlah sebuah level pada kamar untuk ketinggian furniture atau benda-benda dengan tinggi seragam. Level yang sejajar pada ruangan dapat membuat mata tidak cepat lelah dan ruangan terasa lebih nyaman. Pada konsep kamar montessori, level perabotan dan elemen pada kamar lebih baik disimpan di level bawah (Level yang dapat terjangkau anak) agar melatih kemandirian anak tersebut.

Montessori Bedroom

 

SEMUA BARANG PUNYA TEMPAT : Buatlah lemari atau rak penyimpanan untuk semua barang (Buku, mainan, baju, dsb) yang terkotak-kotak rapi. buatlah label atau warna yang berbeda-beda untuk semua barang. Latihlah anak menyimpan barang-barang tersebut di tempatnya. Hal ini sekaligus melatih mereka untuk bertanggungjawab sambil bermain.

 

Rak simpan

 

Rak Simpan

 

Yang paling penting dalam mendesain kamar tidur anak, sesuaikan selera dan karakter anak dengan kamarnya ya, jangan sampai anak tersebut malah tidak nyaman dengan kamar yang sudah disiapkan. Selamat mencoba dan semoga anak Anda senang dengan kamarnya.

Untuk ide-ide desain untuk ruang anak lainnya, silakan cek buku saya di toko buku terdekat :

 

Semoga harimu menyenangkan!

~ Dress Your Space

Leave a Reply